Pendidikan Kesehatan tentang Latihan Rentang Gerak terhadap Kekuatan Otot Pasien Stroke di RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo Pamekasan

Pamekasan– Sabtu siang tanggal 20 Juli 2018, Mahasiswa Akademi Keperawatan Nazhatut Thullab Sampang Tingkat 2 di dampingi oleh pembimbing akademik (Faridatul Istibsaroh, S.Kep.Ns) dan Kepala Ruangan (Abd. Holik, S.Kep.Ns) serta bekerjasama dengan tim PKMRS mengadakan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga yang rawat inap di Ruang Zal. B RSUD Dr.H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Pendidikan kesehatan diadakan pada minggu akhir Praktik Klinik Tingkat 2, selain sebagai pemberi layanan keperawatan, juga dapat sebagai edukator bagi klien dan keluarga klien.

 Pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan pasien khususnya tentang penyakit berbahaya seperti stroke dengan harapan kepada pendengar untuk agar lebih menjaga kesehatan, mewaspadai gejala – gejala, faktor penyebab penyakit berbahaya sehingga dapat terhindar, serta jenis latihan yang bisa di lakukan pada pasien stroke untuk meningkatkan kekuatan otot sehingga lebih mandiri dalam beraktivitas.

        

Akper NATA Sampang melaksanakan Wisuda yang ke XIV

Akademi Keperawatan  (Akper) Nazhatut Thullab (Nata) menggelar Rapat Senat Pendidikan Tinggi Nazhatut Thullab dalam rangka wisuda bersama XIV STAI dan Akper Nata tahun akademik 2017/2018 di halaman kampus Senin (12/11). Acara tersebut berlangsung khidmat dan sukses.

Hadir di kegiatan tersebut Pimpinan Yayasan Ponpes Nazhatut Thullab Prajjan, Camplong KH. Muhammad bin Mu’afi, M.PSDM., M.Pd.I.; Ketua STAI Nata KH. Moh. Thoyyib Madani, M.A.; Direktur Akper Nata dr. Hurun ; Kepala LL Dikti Wilayah VII Jawa Timur (Jatim) Prof. Dr. Suprapto, D.E.A.; Sekretaris Kopertais Wilayah IV Surabaya Dr. Yunus Abu Bakar, M.Ag.  Lalu, Asisten I Setkab Sampang Nurul Hadi, Kepala Kemenag H.M. Juhedi, dan ratusan tamu undangan yang terdiri dari orang tua atau wali wisudawan.

KH. Moh. Thoyyib Madani menyampaikan, peserta wisuda tahun ini berjumlah 99 orang. Perinciannya, 62 mahasiswa STAI dan 37 Akper Nata. Lembaganya memiliki empat fakultas dengan tujuh prodi atau jurusan. Yakni, Fakultas Tarbiyah, Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah, dan Manajeman Pendidikan Agama Islam (PAI).

Pihaknya berharap para wisudawan bisa mengabdikan ilmu yang didapat dan beramaliah kepada masyarakat. Skill dan kemampuan yang dimiliki wisudawan harus lebih dikembangkan agar bisa bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, orang lain, dan bangsa.

”Kami harap wisudawan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Karena seseorang yang mempunyai riwayat pendidikan tinggi akan mempunyai relevansi atau pemikiran luas dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Akper Nata dr. Hurun menambahkan, pihaknya berupaya membantu masyarakat agar bisa mendapatkan pendidikan layak dan berkualitas namun dengan biaya terjangkau. Salah satunya dengan program beasiswa jalur prestasi dan bidikmisi minimal 10 mahasiswa per semester.

”Lulusan Akper Nata dibekali dengan skill dan kemampuan di bidang kegawatdaruratan,” katanya.